Selasa, 03 November 2015

Seputar Mimpi

Tahap – Tahap Terjadinya Mimpi



Seseorang bisa bermimpi karena melewati beberapa tahap. Berikut penjelasannya.
Mimpi bisa terjadi dalam lima tahap, 4 tahap berkaitan tentang kepulasan tidur dan tahap ke-5 berhubungan dengan REM (Rapid Eye Movement), yaitu tidur dengan gerakan mata yang cepat. Sewaktu seseorang menutup mata dan mencoba untuk merilekskan badan untuk dapat memasuki kondisi tidur, pada saat itu gelombang otak manusia memasuki Gelombang Alpha (Tahap 1).Saat mulai tertidur, gelombang otak yang semulanya Alpha menjadi Tetha (Tahap 2).

Pada saat manusia itu tertidur dengan kepulasan, gelombang otaknya menjadi Delta (Tahap 3 dan 4 ). Ketika melewati jam pertama tidurnya sekitar 80 menit, pola gelombang pada tahap pertama kembali aktif, tetapi manusia tersebut tetap dalam kondisi tidur dan diikuti dengan gerakan mata yang cepat atau REM (Tahap 5). Tahap tersebut saling berganti satu sama lain sepanjang malam saat kita tidur.

Tahap REM terjadi sekitar 10 menit. Mimpi lebih sering terjadi sepanjang tahap tidur REM. Biasanya tahap 1,2,3,4 itu disebut juga tahap NON REM, itulah yang terjadi selama 80 menit, lalu berganti menjadi REM dan terjadi sekitar 10 menit. Pergantian itu akan terus terjadi selama 3 sampai 6 kali semalam. Maka dari itu, terkadang dalam tidur kita dapat memimpikan banyak hal.

7 Rahasia mimpi yang jarang diketahui oleh orang

Setiap umat manusia yang ada di bumi pasti pernah merasakan yang dinamakan dengan "Mimpi". Baik Mimpi yang indah, Mimpi buruk, Mimpi Contekan (Haha,Just kiding), Mimpi masa depan atau mimpi-mimpi yang lainnya. Berikut ini 7 rahasia mimpi yang orang jarang ketahui:

1. Lumpuh Sementara Saat Bermimpi


Tahukah Anda, Anda akan lumpuh sementara saat bermimpi. Tidak banyak dari kita tahu kita akan menjadi lumpuh sementara saat bermimpi.


Hal ini bisa saja terjadi karena saat tidur dan bermimpi, otak seakan berkonsentrasi penuh pada mimpi yang Anda alami. Selain itu, hal ini terjadi untuk membatasi kemungkinan Anda melukai diri Anda sendiri atau orang lain saat bermimpi menyeramkan.

2. Anda dapat Mengontrol Mimpi


Wah, film inception bisa jadi kenyataan ini ya? Hal ini disebut dengan nama "Lucid Dreaming". Lucid dreaming ini sendiri berarti manipulasi mimpi. Anda bisa mengontrol mimpi Anda ataupun orang lain.
Kalau Anda memeliki keahlian khusus untuk masuk ke pikiran seseorang, pasti Anda bisa muncul dalam mimpi orang tersebut. Contoh gampang saja Ladies, Anda akan bermimpi tentang orang yang Anda pikirkan atau saat merindukan seseorang bukan? Kalau Anda tidak memikirkan mereka, mereka tidak akan mucul dalam mimpi Anda
.

3. Mimpi akan Mempengaruhi Anda di Dunia Nyata


Yang ini pasti kerap kali Anda rasakan. Apa yang Anda rasakan di mimpi akan terasa di dunia nyata pula. Maksudnya?
Apakah Anda sering bermimpi merasa haus? Saat Anda bangun pun Anda akan merasakan haus yang teramat sangat. Atau Anda mimpi salah satu anggota keluarga Anda meninggal. Pasti saat bangun, air mata dan kesedihan akan Anda rasakan bukan?

4. Anda akan Sangat Sulit Mengingat Mimpi



Seringkali saat bangun Anda akan gagal mengingat mimpi apa Anda semalam. Hal ini ternyata wajar terjadi Ladies.
Hampir semua orang akan susah mengingat mimpi mereka semalam. Mungkin Anda hanya akan ingat selama beberapa menit, tapi saat akan menceritakannya ke orang lain, Anda akan kesulitan mengingat mimpi.

5. Beberapa Orang Hanya Bermimpi dalam Hitam Putih



Pasti saat bermimpi kita tidak sadar bahwa kita seakan sedang hidup di dunia lain yang seharusnya berwarna seperti kehidupan nyata. Anda akan melihat warna hijau, merah, atau apapun saat bermimpi. Tapi ya itu, seringkali kita tak sadar akan hal ini.

Namun, beberapa orang hanya mengalami mimpi dalam warna hitam dan putih. Biasanya mimpi yang keluar dalam hitam putih adalah mimpi di mana Anda tergesa-gesa saat itu. Misalnya mimpi terlambat kerja atau sedang dikejar hantu.

6. Mimpi pada Orang Buta


Orang yang mengalami kebutaan sejak lahir pasti tak akan pernah melihat keindahan dunia. Orang buta pun bisa saja bermimpi. Apa yang mereka mimpikan ya? Ternyata Ladies, orang yang buta hanya bermimpi tentang bau, bunyi, atau sentuhan.

7. Binatang juga Bermimpi



Siapa yang sangka, ternyata hewan terutama mamalia juga bermimpi lho.Sepertinya hewan memang bermimpi. Perhatikan kucing atau anjing Anda saat sedang tidur. Pasti sesekali matanya tampak kedutan dan cakarnya bergerak-gerak, seolah-olah hewan tersebut sedang berlari mengejar sesuatu. Ada juga kucing yang sedang tidur, tiba-tiba mengeong keras seolah-olah sedang marah. Mungkin sedang mimpi buruk dikejar-kejar anjing.

Dr. Matthew Wilson dan Kenway Louie dari Massachusetts Institute of Technology melakukan penelitian menggunakan empat tikus. Mereka menanam elektroda mikro ke hipokampus, bagian otak yang berhubungan dengan proses memori, keempat tikus itu. Lalu mereka mengamati pola-pola gelombang otak yang dihasilkan oleh neuron atau jaringan syaraf yang dipasangi elektroda. Lalu apa yang mereka impikan?

Sekian penjelasan mimp yang saya himpun dar beberapa sumber. Semoga membantu sobat Blogger semua :)

Sumber: Google

Minggu, 01 November 2015

Qoute November

Qoute November


"Walaupun kehilangan segalanya, tapi asalkan kita masih memiliki semangat Kita akan bisa meraih kemengan kembali" -Merry Riana

"Berhenti Menyalakan orang lain, karena bila diteruskan anda mungkin akan menyalahkan Tuhan juga"- Merry Riana

"Ada 2 perkara yang tidak lepas dari dusta yaitu: a. Terlalu banyak janji, b. Terlalu keras mencari alasan"- Merry Riana

"Pertolongan Tuhan mungkin tak datang terlalu cepat, tidak juga terlambat. Pertolongan Tuhan pasti selalu datang disaat yang tepat"

"Kejujuran harus ditanamkan sejak kecil"

"Jangan malu untuk menjadi orang baik walupun semua orang terdekatmu melakukan hal yang buruk"

"Biasanya yang dapat menghancurkan persahabatan: 1. Ujung-ujungnya duit, 2. Kurang terbuka, 3. Tidak setia, 4. Ketidakjujuran, 5. Hilang rasa percaya"- kochiefrog.com

"No Problem! Justru makin banyak sahabat makin seru! Yang lama jangan pernah dilupakan, yang baru jangan lupa dikenalkan ke teman lama ^^ " - kochiefrog.com

"Ada 3 Tipe Orang:
1. Pemenang
2. Pecundang
3. Orang yang sadar" - Merry Riana


Senin, 26 Oktober 2015

7 Bukti Bahwa Indonesia Adalah Negara Paling Kaya di Zaman Dahulu

Kita selalu mendengar kata-kata tentang bagaimana Indonesia itu sebenarnya kaya raya tapi kita tidak bisa memanfaatkan atau mengolahnya. Jadi, permasalahan tentang penjualan aset negara ke orang asing sering kali menjadi perdebatan. Karena sayang sekali jika kekayaan negara justru dinikmati oleh orang asing, sementara kita harus membeli sesuatu yang sebenarnya bisa dihasilkan sendiri di tanah nusantara.

Jika sekarang saja masih banyak orang yang mengatakan bahwa tanah Indonesia itu kaya raya, pernahkah kamu membayangkan seberapa kaya Nusantara pada zaman dahulu kala? Ternyata, Indonesia sebenarnya termasuk negara paling kaya di zaman kuno berdasarkan catatan dari berbagai sumber tua. Berikut ini bukti-bukti kekayaan tersebut di berbagai wilayah nusantara.


1. Tanah Emas di Sumatera

Dalam berbagai prasasti, dalam bahasa Sanskerta pulau Sumatra disebut sebagai Suwarnadwipa atau Suwarnabhumi. Keduanya berarti pulau emas dan tanah emas. Hebatnya lagi, nama-nama ini juga sudah dipakai dalam naskah India pada masa sebelum Masehi. Selain itu, sebuah manuskrip Yahudi Purba menceritakan tentang sumber emas yang digunakan untuk kerajaan Sulaiman diambil dari sebuah kerajaan purba di Timur Jauh bernama Ophir.
Peta kuno pulau Sumatera, Jawa, dan Kalimantan [Image Source]
Menurut perkiraan, Ophir ini berada di Sumatera Barat yang juga terdapat sebuah gunung yang bernama sama, tapi juga dikenal sebagai Gunung Talamau. Gunung Ophir atau Talamau ini adalah gunung tertinggi di Sumatera Barat yang terdapat di daerah Pasaman. Konon kabarnya kawasan emas terbesar ada di kerajaan Minangkabau di mana menurut sebuah sumber kuno terdapat pegunungan tinggi yang mengandung emas. Emas-emas yang dihasilkan di sini kemudian diekspor dari berbagai tempat seperti Kampar, Indragiri, Pariaman, Tikus, Barus, dan Pedir.
Di pulau ini pula berdiri kerajaan Srivijaya yang kemudian berkembang menjadi kerajaan besar pertama di Nusantara yang memiliki pengaruh hingga ke Thailand dan Kamboja di Utara serta Maluku di Timur. Kini kekayaan mineral di pulau Sumatera memang banyak ditambang. Bukan hanya emas, tapi juga banyak bahan tambang lainnya seperti batu-bara dan timah hitam. Beberapa orang yakin bahwa Sumatera masih memiliki emas selain dari yang sudah ditemukan sekarang. Jika ini benar, mungkin Sumatera akan kembali dikenal sebagai pulau emas.

2. Kaya Akan Tanaman Padi di Pulau Jawa

Dalam epik Hindu Ramayana, dauhulu kala Pulau Jawa disebut dengan nama Jawadwipa yang dalam bahasa Sanskerta berarti Pulau Padi. Selain itu seorang ahli geografi Yunani, Ptolomeus juga menulis tentang negeri emas dan negeri perak dan pulau labadiu yang berarti Pulau Padi, sama seperti yang ditulis dalam epik Ramayana.
Peta Pulau Jawa yang Dibuat pada Zaman Belanda [Image Source]
Di Pulau Jawa berdiri kerajaan besar Majapahit yang berhasil menyatukan kepulauan Nusantara dari Sumatera, Semenanjung Malaya, Borneo, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, Papua, hingga Filipina. Catatan seorang biarawan Roma, Odorico da Pordenone yang berkunjung tahun 1321 mengatakan bahwa istana Raja Jawa penuh dengan perhiasan emas, perak, dan permata.
Raffles yang mengarang buku The History of Java mengungkapkan kekagumanya akan kesuburan tanah Jawa yang tidak ada tandingannya di belahan bumi manapun. Ia juga mengatakan bahwa seandaian seluruh tanah yang ada dimanfaatkan, maka tidak ada wilayah lain di dunia yang bisa menandingi kualitas, kuantitas dan variasi tanaman yang bisa dihasilkan di pulau tersebut.

3. Surganya Tempat Wisata di Wilayah Sunda Kecil

Ptolemaeus menyebutkan tentang adanya tiga buah pulau bernama Sunda di sebelah timur India. Dari informasi itu, para ahli ilmu bumi dari Eropa kemudian menggunakan kata Sunda untuk menamai beberapa wilayah dan pulau di timur India. Pulau-pulau yang terbentuk di dataran Sunda itu kemudian diberi nama Kepulauan Sunda Besar (Sumatera, Jawa, Madura, dan Kalimantan) dan Kepulauan Sunda Kecil (Bali, Lombok, Sumbawa, Flores, Sumba, dan Timor).
Peta kuno Sunda Kecil [Image Source]

Kepulauan Sunda Kecil ini terkenal atas keindahan alamnya yang menakjubkan. Untuk itu, banyak yang sudah mengunjungi Sunda Kecil untuk berwisata. Contohnya saja perjalanan Resi Markandiya pada abad ke-8 dari Jawa ke Bali yang sudah melakukan perjalanan wisata dengan membawa misi-misi keagamaan. Empu Kuturan yang mengembangkan konsep Tri Sakti di Bali juga datang pada sekitar abad ke-11. Tahun 1920, wisatawan Eropa juga mulai datang ke Bali yang oleh orang Eropa disebut juga sebagai the Island of God.
Di bagian lain Sunda Kecil atau tepatnya Nusa Tenggara Barat juga sudah dikenal sebagai tempat wisata bagi para raja-raja dari kerajaan Bali. Sebuah Taman Narmada dibangun pada tahun 1727 di Pulau Lombok sebagai tempat peristirahatan raja-raja. Selain itu, kuda dari Nusa Tenggara juga sudah dikenal sejak ratusan tahun lalu. Pada abad ke-13 saja, NTB sudah mengirim kuda-kuda mereka ke Pulau Jawa.
Selain NTB, NTT juga memiliki kekayaan yang berharga yaitu kayu cendana. Komoditas ini juga telah diperdagangkan sejak awal abad masehi. Banyak pedagang dari berbagai wilayah Indonesia bagian Barat dan Cina berlayar ke berbagai wilayah di NTT untuk mendapatkan Cendana. Kabarnya, Nabi Sulaiman menggunakan kayu cendana untuk membuat tiang-tiang dan untuk membuat alat musik.  Kayu ini didapatkan dari berbagai tempat jauh dan kemungkinan juga dari NTT.
Hingga kini, daerah Sunda Kecil masih terkenal dengan tempat-tempat wisatanya yang indah. Bali, Lombok, Pulau Komodo, dan daerah-daerah lain di wilayah tersebut masih menyajikan wisata yang misterius namun menawan sehingga selalu menjadi daya tarik wisatawan dalam maupun luar negeri.

4. Kaya Sumber Daya Energi di Kalimantan

Kalimantan dulunya dikenal dengan nama Warunadwipa yang berarti Pulau Dewa Laut. Dalam berita-berita China (T’ai p’ing huan yu chi), Kalimantan disebut dengan Chin li p’i shih. Sedangkan dalam naskah Jawa Kuno, Kalimantan disebut Nusa Kencana. Orang Melayu menyebutnya Pulau Hujung Tanah dan kolonial Inggris dan Belanda menyebutnya sebagai Borneo.
Di pulau ini, pedagang asing datang untuk mencari kamfer, lilin, dan sarang burung walet yang dibarter dengan guci keramik yang bernilai tinggi bagi masyarakat Dayak. Ketika para pendatang dari India dan Melayu memasuki muara-muara sungai untuk bercocok tanam, mereka ternyata menemukan tambang emas dan intan.
Di Kalimantan pernah berdiri kerajaan Hindu tertua yaitu Kutai. Sejak abad ke-4, Kutai sudah disebut-sebut pada berita-berita India dengan nama “Quetaire” serta pada berita Cina abad ke-9 yang menyebutnya sebagai “Kho They” yang artinya kerajaan besar. Dalam Kitab kuno Negara Kertagama yang ditulis oleh Empu Prapanca disebutkan tentang kerajaan  besar ini yang disebut dengan Tanjung Kute.
Kini Kalimantan menjadi salah satu tempat di Indonesia yang memiliki kekayaan sumber daya alam yang sangat banyak seperti batubara, minyak, gas, dan panas bumi. Hutan gambut di Kalimantan sebenarnya juga baik untuk pembangkit listrik ataupun pemanas pengganti batu bara. Tidak hanya itu saja, Kalimantan ternyata juga memiliki cadangan uranium yang bisa dipakai untuk pembangkit listrik tenaga nuklir.

5. Kaya Akan Besi di Pulau Sulawesi

Masyarakat Arab menyebut pulau ini Sholibis, sedangkan orang Belanda menyebutnya Celebes. Sejak 30 ribu tahun yang lalu pulau ini sudah dihuni oleh manusia yang terbukti dengan adanya peninggalan-peninggalan prasejarah seperti yang ada di Lembah Besoa.

Konon kabarnya sejak dulu Sulawesi merupakan penghasil besi, karena itulah pulau ini diberi nama Sulawesi dari kata ‘Sula’ yang berarti pulau dan ‘wesi’ yang berarti besi. Di Sulawesi berdiri sebuah kerajaan, yaitu Kerajaan Luwu yang merupakan salah satu kerajaan tertua di Sulawesi. Kerajaan ini terkenal sebagai wilayah penghasil besi. Bahkan, senjata-senjata Luwu yang dibuat dari besi daerah ini terkenal akan keampuhannya hingga ke luar Sulawesi. Dalam sejarah Majapahit, Luwu dikenal sebagai pemasok besi ke Majapahit dan sejak abad ke-14 dikenal sebagai tempat peleburan besi.
Selain Luwu, di Sulawesi juga pernah berdiri Kerajaan Gowa Talo. Ketika berada di puncak kejayaannya, wilayah Gowa Talo meluar sari Sombaopu yang merupakan ibukota kerajaan Gowa, hingga ke selat Dobo di Timur, Sulu di Utara, Kutai di Barat, dan di wilayah Selatan meliputi Sunda Kecil, luar Pulau Bali, sampai ke Marege (bagian utara Australia). Hampir 2/3 wilayah Nusantara pernah menjadi wilayah kekuasaan Gowa Talo.
Pada abad ke-14, orang Sulawesi sudah bisa membuat perahu yang menjelajahi dunia. Dengan perahu pinisi yang dibuat masyarakat Bugis, mereka sudah bisa berlayar sampai ke Madagaskar di Afrika. Sementara itu, Vasco da Gama baru memulai penjelajahan pertamanya pada tahun 1497 untuk mencari rempah-rempah dan menemukan benua-benua baru di timur.
Saat ini, Sulawesi terkenal kaya dengan bahan tambang meliputi besi, tembaga, perak, emas, nikel, titanium, mangan semen, pasir besi/hitam, belerang, kaolin, pasir, batu, krikil, dan trass. Bisa dibayangkan betapa kaya dan makmurnya Sulawesi jika bisa mengolah semua bahan tambang tersebut.

6. Surganya Rempah-rempah di Maluku

Maluku merupakan kawasan yang terdiri dari sekumpulan pulau kecil dan kerajaan-kerajaan kecil. Oang Belanda menyebut daerah Maluku sebagai ‘the three golden from east’ atau tiga emas dari Timur untuk Ternate, Banda dan Ambon. Tapi sebelum kedatangan Belanda, seorang penulis dan tabib Portugis Tome Pirez sudah menulis tentang Ternate, Ambon dan Banda sebagai pulau rempah-rempah dalam bukunya, ‘Summa Oriental’.
Peta kepulauan banda

4000 tahun yang lalu di kerajaan Mesir, data arkeolog menuliskan tentang transaksi Mesir yang mengimpor dupa, kayu eboni, kemenyan, dan gading dari daratan misterius bernama ‘Punt’. Giorgio Bucellati kemudian menemukan wadah berisi benda seperti vengkeh di Efrat tengah padahal pada tahun 1.700 sebelum Masehi tersebut cengkeh hanya ada di Maluku, Indonesia. Maka ‘Punt’ yang dimaksud akhirnya mengarah ke Maluku.
Pada abad pertengahan, sekitar tahun 1600 Masehi, cengkeh menjadi rempah yang paling populer dan mahal di Eropa. Harganya bahkan melebihi harga emas sehingga mengundang para penjelajah seperti Vasco da Gama untuk mencari tempat penghasil rempah-rempah ini.
Selain cengkeh, Maluku juga menghasilkan buah pala yang bernilai tingi. Bahkan, buah dan biji pala merupakan komoditas perdagangan penting pada masa Romawi. Christoper Columbus yang berlayar ke barat sebenarnya mencari Kepulauan Maluku yang dikenal sebagai ‘The Island of Spices’ atau pulau rempah-rempah. Namun ia akhirnya justru mendarat di Amerika.

7. Surga yang Hilang di Pulau Papua

Negeri Papua juga sudah dikenal oleh para penjelajah mancanegara dengan berbagai nama yang berbeda. Sekitar tahun 200 M, Ptolamy menyebutnya sebagai Labadios, akhir tahun 500 M pengarang Tiongkok Ghua Yu Kua menyebutnya dengan Tungki, dan akhir tahun 600 M kerajaan Sriwijaya menyebutnya sebagai Janggi.
Tidore memberi nama PAPA-UA untuk pulau ini beserta penduduknya yang selanjutnya berubah menjadi Papua. Pada tahun 1545, Inigo Ortiz de Retes menyebutnya Nueva Guinee dan pelatu lain menyebutnya Isla Del Oro atau Pulau Emas. Sementara itu, Robin Osborne dalam buku Indonesia’s Secret War: The Guerilla Struggle in Irian Jaya menyebut Papua sebagai surga yang hilang.
Papua sudah dikenal akan keindahan alamnya sejak zaman dulu. Pada abad ke-18 Masehi, penguasa kerajaan Sriwijaya mengirimkan persembahan kepada kerajaan China yang diantaranya terdapat burung Cendrawasih. Burung asli Papua ini dipercaya sebagai burung dari taman surga.
Papua sering kali disebut sebagai surga kecil yang jatuh ke bumi. Bagaimana tidak, keanekaragaman hayati yang tersisa di bumi saat ini banyak ditemukan di pulau ini. Bahkan ketika tim survei yang terdiri dari penjelajah Amerika, Indonesia, dan Australia melakukan peninjauan di daerah pegunungan Foja, di Papua pada tahun 2006, mereka menemukan tepat ajaib yang mereka namakan ‘dunia yang hilang’ dan ‘Taman Firdaus di bumi’. Yang membuat mereka takjub adalah puluhan jenis burung, kupu-kupu, katak, dan tanaman yang belum pernah tercatat dalam sejarah.
Tidak hanya keindahan alamnya saja, tanah Papua juga kaya akan tembaga dan emas yang melimpah. Yang paling terkenal adalah produksi emasnya yang terbesar di dunia dan berbagai tambang kekayaan alam lainnya.
Itulah Indonesia, negara kepulauan dari ujung Barat hingga Timur yang kaya akan berbagai komoditas. Bahkan, kekayaan inilah yang membuat Indonesia selalu dilirik oleh negara-negara lain sejak zaman dulu. Seandainya saja bisa dimanfaatkan dengan maksimal, mungkin Indonesia bisa kembali menjadi negara yang berjaya dan kaya, tidak kalah dari negara-negara lain.


Jumat, 23 Oktober 2015

Vidio Korban Asap-OTS

Bencana Asap telah merenggut banyak korban, Ayo seluruh Indonesia untuk lebih mencintailah alam kita untuk kedepannya.Jangan membakar hutan, Karena Hutan salah satu sumber penting kehidupan manusia.Ayo sebarkan vidio ini biar penguasa yang membakar lahan tau bahwa mereka bukan hanya menimbulkan asap tapi juga telah merugikan segala aspek kehidupan mahkluk hidup dan bahkan merugikan negara tetangga



Sumber:Youtube

Kamis, 22 Oktober 2015

Desa Terunik di Dunia


1. Daerah Meghalaya

Desa Mawsynram, India

Tahukah kamu bahwa desa tebasah di dunia berada di dunia. ya tepatnya berada di daerah Meghalaya, India. tepatnya di daerah yang bernama Desa Mawsynram. Desa ini menerima 467 inci hujan pertahunnya.

Saking sering terjadi hujan warga daerah sekitar selalu memakai payung modern setiap keluar rumah, maupun payung tradisional yang terbuat dari bambu dan daun pisang. Begitu mengagumkannya Fotografer Amos Chapple.

Desa Mawsynram, diakui memiliki curah hujan tertinggi di bumi. Berada di atas bukit di khasi Hills dari timur laut India, desa ini menerima curah hujan sebesar 467 inci hujan pertahun, hal ini berarti desa ini memiliki curah hujan 13 belas kali lipat dari Seattle . Curah hujan berat karena area udara musim panas menyapu daratan mengepul dari Bangladesh, mengumpulkan kelembapan saat mereka bergerak ke utara.

2. Desa Kodinji, India

Anak kembar di Kodinji,India

Desa ini memiliki penduduk kembar teranyak di dunia, Ya desa ini terletak di India tepatnya di sebuah desa yang bernama  Kodinji, Kerala Utara, India. Jangan heran jika anda melihat penglihatan ganda. Sebab di desa itu memang banyak yang mirip alias kembar.

Iya, Desa Kodinji memang memiliki 230 pasangan anak kembar. tak ada yang mengetahui kenapa desa tersebut yang total penduduknya mencapai 15.000 jiwa memiliki populasi kembar terbanyak di dunia. Di desa Kodinji, dari setiap kelahiran 35-45 kelahiran terdapat 1 anak kembar.Jumlah ini 4 kali lipat dari normal. Survey terakhir yang dilakukan Asosiasi Keluarga dan Kembar Kodinji (TAKA) menunukkan, terdapat 204 pasangan anak kembar di desa tersebut. Survei ini dilakukan door to door awal tahun ini.

3. Desa Krasnoyark, Russia

Krasnoyark

Lebih dari 20 desa di wilayah Russia yang paling terpencil dan tidak ramah, dihuni oleh hampir seluruhnya adalah laki-laki. Sebuah angka resmi baru bari ini dirilis oleh pemerintah setempat. Seperti yang dilaporkan oleh Siberian Times ada beberapa pemukiman yang paling terpencil di dunia dan beberapa hanya memiliki satu penduduk, sementara yang lein tidak lebih dari empat atau lima penduduk.

4. Desa Oymyakon

Oymyakon

Brrrr....Desa Terdingin di Bumi, Mengubur Jasad Pun Susah

Sejauh mata memandang, segalanya nyaris putih. Salju dan es menutupi permukaan apapun, tanah,  jalanan, tiang listrik, pucuk pohon, rumah-rumah, hingga wajah, dan janggut lebat penduduknya. 

Suhu rata-rata di bulan Januari adalah -50 derajat Celcius. Maka tak heran, Oymyakon dijuluki sebagai desa paling dingin di muka bumi. Wilayah paling membekukan yang dihuni manusia secara permanen. 

Dikenal dengan julukan "Kutub Dingin", temperatur terdingin yang pernah dicatat di  Oymyakon adalah -71,2 derajat Celcius. Ekstrem!

Suhu tersebut adalah yang terendah yang pernah dicatat di sebuah lokasi pemukiman di bumi. Juga yang terdingin yang pernah terjadi di belahan bumi Utara. 

Ironisnya, Oymyakon dalam bahasa setempat berarti "air yang tak bisa membeku", karena keberadaan sumber air panas di sana.

Seperti dimuat Daily Mail, (23/1/2013), sejarah mencatat, Oymyakon yang kini dihuni 500 orang, pada tahun 1920 hingga 1930-an adalah tempat singgah para penggembala rusa yang berniat memberi ternaknya minum dari mata air panas yang ada di sana. 

Namun, pemerintah Uni Soviet kala itu punya program untuk mengubah pola hidup nomaden penduduknya menjadi bertempat tinggal -- agar lebih mudah mengontrolnya. Maka Oymyakon dijadikan desa. 

Kehidupan Sederhana

Kebanyakan rumah di Oymyakon masih mengandalkan batubara dan kayu, untuk dibakar dan menghangatkan tubuh mereka. Mereka masih sedikit memanfaatkan kemajuan teknologi modern. 

Tak ada tetumbuhan yang bisa hidup di sana, jadi masyarakat sehari-hari makan daging rusa atau kuda. Hanya ada satu toko yang menjual kebutuhan sehari-hari warga -- yang kebanyakan bekerja sebagai penggembala rusa, pemburu, dan pemancing es. 

Dokter menyebut, meski jarang makan sayur dan buah, penduduk di sana tak kekurangan gizi. Susu sapi yang mereka konsumsi kaya akan mikronutrien.

Masyarakat sudah terbiasa dengan cuaca membeku itu. Satu-satunya sekolah yang ada di sana hanya akan ditutup jika temperatur anjlok sampai -52 derajat Celcius. 

Desa itu berada sekitar 750 meter di atas permukaan air laut, yang berarti durasi dalam sehari bervariasi, tiga jam di musim dingin bulan Desember hingga 21 jam di musim panas. 

Dan, meski mengalami musim dingin ekstrem, desa ini cukup hangat di bulan Juni, Juli, Agustus, bisa mencapai lebih dari 30 derajat Celcius. 

Oymyakon berjarak dua hari mengemudi dari Yakutsk, ibukota propinsi yang punya dua bandara, universitas, sekolah-sekolah, sejumlah bioskop dan museum. 

Menguburkan Jenazah Pun Susah

Meski biasa, ada banyak masalah yang dirasakan penduduk desa di musim dingin. Tinta pena yang membeku, es yang menutupi wajah, batere yang kehilangan tenaganya. Penduduk lokal bahkan mengaku harus menghidupkan mesin mobilnya sepanjang waktu, khawatir alat transportasinya itu tak bakal lagi bisa dinyalakan. 

Dan, meski ada layanan jaringan telepon seluler, ponsel tak bisa beroperasi di musim dingin. 

Masalah lain yang disebabkan temperatur beku adalah memakamkan jasad orang yang sudah meninggal. Butuh waktu paling tidak tiga hari!

Pertama, tanah harus dilembutkan sebelum digali. Caranya dengan menyalakan api unggun selama beberapa jam. Bara kemudian disingkirkan ke tepi, baru tanah sedalam beberapa inchi bisa digali. Proses itu dilakukan berulang-ulang, selama beberapa hari, hingga lubang di tanah itu bisa digunakan untuk mengubur peti mati.(Ein)

5. Desa Guo Liang Cun



TRIBUNKALTIM.CO - Sebuah jalan di sisi tebing membentang melalui lembah yang luas. Lokasi ini mungkin jadi penyejuk di tengah kekacauan perjalanan ketika para wisatawan putus asa untuk sampai di sebuah desa terpencil di Tiongkok.

Liburan akhir pekan lalu, 1 May 2015, ratusan orang melintasi jalan yang diukir dari tebing pada tahun 1970-an. Jalan ini mengarah ke sebuah desa yang dijuluki desa paling berbahaya di Tiongkok.

Bertengger di tebing batu sekitar 200 meter dan terletak 1.700 meter di atas tanah, desa Guo Liang Cun terhubung dengan dunia luar hanya dengan tangga batu sebelum terowongan itu diukir, demikian seperti dilansir dari Daily Mail.


Koridor terowongan setinggi 119 meter diukir dari tebing yang terletak di Provinsi Henan, di Tiongkok tengah. Saluran lalu lintas tersebut panjangnya 1.250 meter dan memiliki lebar 4-5 lima meter.

Jalan terowongan ini memiliki 35 ‘jendela’ yang awalnya diciptakan untuk membuang puing-puing batu dan membiarkan cahaya dan udara masuk. Namun belakangan, jendela kerap digunakan sebagai view memotret bagi wisatawan.

Sejak dibuka pada tahun 1970-an, jalan ini seperti menjadi penyelamat bagi warga desa Guo Liang Cun. Konon, jalan terowongan itu diukir oleh 13 pemuda yang dibantu warga desa setempat. Membutuhkan waktu lima tahun untuk menyelesaikan pengerjaannya. Jalan ini sengaja dibuat dengan harapan dapat menghubungkan desa Guo Liang Cun dengan dunia luar.

Desa Guo Liang Cun terletak di tebing gunung yang curam dengan pemandangan yang indah. Sebagai salah satu wilayah yang paling terpencil di Tiongkok, desa ini dilaporkan hanya memiliki 83 keluarga dengan jumlah penduduk 329 jiwa. (*)