Friday, 29 April 2016

Roket RX-750 dan Masa Depan Rudal Pertahanan (R-Han)

Roket RX-750 dan Masa Depan Rudal Pertahanan (R-Han)

Teknologi roket buatan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) mengalami kemajuan pesat. Setelah sebelumnya meluncurkan RX-320 pada 2008, tahun 2009 berhasil meluncurkan RX-420. Sukses mengembangkan RX-420, bukan lantas Lapan berpuas diri. Akhir tahun ini 2010, Lapan kembali mendesain RX-520. Roket yang lebih besar dan memiliki daya jangkau lebih jauh dibanding RX-420. 

Deputi Bidang Teknologi Dirgantara Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Soewarto Hardhienata mengatakan, RX-520 stelah diuji akhir 2010. RX-520 ini memiliki spesifikasi yang lebih hebat ketimbang RX-420. Sesuai desain awal, RX-520 memiliki kecepatan maksimal 1,7 km/detik. RX520 ini memiliki panjang hingga 8,8 meter dengan bahan bakar propelan padat seperti jenis roket lain. Daya jangkau roket RX-520 mencapai 300 km.


Dalam perkembangannya Roket RX-550 bermetamorfosa menjadi Roket RX-550 yang berdaya jangkau 533 KM dengan berat 300 Kg dan memiliki kecepatan 7 Mach. Rupanya Indonesia melalui LAPAN juga mengembangkan Roket Peluncur Satelit yakni RX-750 yang merupakan Roket peluncur satelit seri lanjutan dari RX-420 yang telah sukses diluncurkan dari kawasan timur Indonesia. Seri-seri ini akan dikembangkan menjadi dua bagian yakni Roket Peluncur Satelit (RX Series) dan Rudal Pertahanan (R-Han).


Para petinggi TNI telah mengkaji kedua prototype yang digunakan sebagai Rudal Pertahanan, karena masing-masing ada kekurangan dan kelebihanya. Untuk mengantisipasi ancaman dari utara lebih efektif pakai R-Han pengembangan dari RX-550 tetapi untuk selatan akan kesulitan mobile nya. Oleh sebab itu untuk selatan lebih cocok memakai R-Han pengembangan dari RX-750 yang memiliki berat 0,5 Ton walaupun dari segi biaya 3X lipat dari RX-550.



Roket LAPAN 

Roket RX-750 yang mempunyai jangkauan 1000 km RX 750 yang memiliki diameter roket 75 cm, diluncurkan akhir tahun 2010 silam. RX-750 ini ternyata sudah bisa terwujud dan memasanginya dengan sistem kendali, jarak jelajahnya sehingga menjadi Rudal Pertahanan Jarak Jauh (R-Han) yang memiliki jarak jangkau 1000 km. Untuk saat ini yang baru santer diwartakan adalah RX-420 dan RX-420 ini sudah dirancang sebagai roket untuk peluncur satelit. Dan generasi lanjut dari roket peluncur satelit adalah RX-750 ini.

Uji coba RX 420 pada 2 Juli 2009 

RX 750 jangkauan 1000 km sudah masuk kategori rudal balistik, dilepas dari Jakarta bisa menghantam KL dalam kurang dari 1 jam. Namun memang penempatan R-Han jarak 1000 km ini lebih tepat di pesisir selatan untuk menghadapi ancaman dari sonotan.



Roket RX 550 

RX-750 diarahkan jadi R-Han dipasangi seeker dan guidance system, sementara teknologi seeker dan guidance hasil ToT dari negara dibelahan bumi utara, dan nantinya jika ada rilis resmi test RX-750 jangan harap yg muncul versi upgrade karena yg versi upgrade tidak akan di test di depan publik. Takutnya nanti ada "paman " yang sewot, karena kita beli teknologi seeker dan guidance nya dari "paman lain". Tujuan utama ekspedisi morotai adalah agar NKRI mampu membuat ICBM (jangkauan >1000km).


Jangkauan 1000 km dirasa masih kurang, oleh sebab itu sejak 2011 telah diadakan beberapa pengujian yang menghasilkan prototype yang lebih baik. Baik yang diujicobakan di Jawa maupun di Morotai dan Biak mengindikasikan kemajuan yang pesat. Semoga Rudal Pertahanan Indonesia ini mampu mengcover seluruh ancaman dari luar terutama dari agresor-agresor barat dan kelompoknya. Salam NKRI.


Sumber: Roket Lapan

8 comments:

  1. wuih keren ya, itu kira-kira berapa ya budget negaranya hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. untuk Rudal RX-550 itu sekitar 1 M 1 rudal

      Delete
  2. makin sadis Indonesia, maju terus yoooo!!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin, Pabrik Bom terbesar di ASEAN terdapat di Ind gan

      Delete
  3. wah keren gan, indonesia ngak kalah keren sama negara maju di luar sana nice post gan :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yupz.kurang dana aja gan. Kalau bnyk mah bisa lebih gahar kita

      Delete
  4. wah,,namanya aja udah LAPAN,,, tinggal ganti KAPAN yg ICBM 10000 km

    ReplyDelete
    Replies
    1. Minimal sih 1000 kilometer yang anti jamming atau bisa mengejar target yang bergerak atau minimal bisa menghancurkan target statis dengan jarak 1 rbu km smg saja. Pengembangan selalu dilakukan tapi terkadang terkendala dana dan kemauan pemerintah secara bersama :)

      Delete

Silahkan berkomentar pada blog ini, Dilarang meninggalkan link aktif, komentar yang mengandung SARA, PORNOGRAFI maupun ujaran KEBENCIAN. Salam Blogger :)