Doraemon adalah sebuah robot Kucing yang dibuat pada tanggal 3 September 2112 di sebuah pabrik yang tidak jauh dari Tokyo. Produksi massal berbagai macam tipe robot terjadi pada abad ke-22.
Karena sebuah kecelakaan dalam proses produksi, mengakibatkan ketidaksempurnaan Doraemon. Doraemon kurang 1 sekrup dibanding robot kucing lainnya sehingga Doraemon menjadi barang kelas dua.
Walau Doraemon tidak begitu baik dalam study-nya. Robot ini lalu dikirim ke Akademi Robot untuk dilatih sebagai robot rumah tangga.
Dalam setiap ujiannya, Doraemon selalu mendapatkan nilai yang buruk (Perhatikan angka 0 pada kertas ujiannya) Namun pada akhirnya Doraemon bisa lulus juga.
Akibatnya, Doraemon dilelang dan ditawar oleh sebuah keluarga miskin. Dia harus bekerja sebagai babysitter dan menjadi pengasuh dari keturunan Nobita.
Pada suatu hari, saat Doraemon sedang asik tidur siang, sebuah robot tikus menggigit kedua daun telinganya. (Catatan: Sumber lain mengatakan bahwa robot tikus tersebut merupakan milik Sewashi, cicitnya Nobita). Sejak saat itu Doraemon trauma sehingga jadi takut sama tikus.
Kejadian ini membuat Doraemon sangat sedih dan menangis selama 10 hari.
Doraemon menangis…. dan terus menangis…
Karena terus menangis, air mata Doraemon membuat warna asli Doraemon yang kuning terang menjadi luntur… Air matanya menghapus warna tubuhnya… Sehingga jadi biru seperti yang kita tahu sekarang.
Menyedihkan juga ya kisah Doraemon :(
Awal Doraemon bertemu Nobita
Doraemon datang dari abad ke 22 menggunakan mesin waktu bersama dengan Sewashi. Sewashi adalah cucu dari keturunan keluarga Nobi. Diceritakan bahwa Sewashi dan keluarganya menanggung banyak hutang karena perbuatan Nobita sehingga dia mengirim Doraemon untuk membantu Nobita semasa masih anak-anak.
Pada saat hari pertama di tahun baru, Nobita masih bermalas-malasan di kamarnya sambil menikmati santapan tahun barunya. Tetapi, tiba-tiba ada suara aneh di dalam kamarnya. Suara itu meramalkan bagaimana nasib Nobita 30 menit dan 40 menit kemudian.
Lalu muncullah Doraemon dari laci meja belajar Nobita. Nobita kaget sekali. Sementara itu, Doraemon langsung menghabiskan semua santapan tahun baru Nobita. Setelah itu, dia langsung masuk lagi ke dalam laci meja belajar dan pergi.
Beberapa menit kemudian, datanglah Sewashi. Sewashi bercerita panjang lebar dan memanggil Nobita dengan sebutan kakek. Tapi Nobita kebingungan. Ternyata Doraemon belum menceritakan apapun kepada Nobita.
Akhirnya, Doraemon dan Sewashi menceritakan semuanya. Bahwa mereka dari masa depan, juga tentang Nobita yang nantinya akan menikah dengan Jaiko, adik perempuan Giant.
Nobita mengamuk. Dia mengusir Sewashi dan Doraemon. Sewashi dan Doraemon yang ketakutan langsung kabur menggunakan mesin waktu. Mendengar keributan itu, ayah dan ibu Nobita datang ke kamar Nobita. Nobita menceritakan semuanya.
Mereka berdua malah tertawa. Mereka beranggapan bahwa Nobita punya daya imajinasi yang sangat tinggi dan berharap Nobita akan menjadi orang terkenal.
30 menit kemudian.
Ternyata apa yang dikatakan Doraemon sebelumnya terjadi. Bahkan 40 menit kemudian pun terjadi. Kebetulan, album masa depan yang dibawa Doraemon dan Sewashi tertinggal di kamar Nobita.
Nobita membaca album itu. Akhirnya, dia merasa tak sanggup lagi melihat album itu. Ternyata, di masa depan nasibnya sangat malang dan terjerat banyak hutang, bahkan belum terlunasi sampai generasi Sewashi.
Pada saat bersamaan, Doraemon dan Sewashi kembali lagi ke kamar Nobita. Mereka berhasil meyakinkan Nobita bahwa kedatangan Doraemon bertujuan untuk membantunya merubah nasib.
Di akhir cerita, Sewashi yang sudah datang ke abad 20 berniat untuk jalan-jalan dan melihat-lihat. Doraemon mengeluarkan baling-baling bambu. Mereka bertiga terbang menggunakan baling-baling bambu. Sayangnya, mereka menggunakan baling-baling bambu di pantat.
Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Celana Nobita terlepas. Karena baling-baling bambu ada di pantatnya, dia terjatuh.
Sejarah Akhir cerita Doraemon
Sejak tahun 1980-an, banyak bermunculan cerita dan spekulasi tentang akhir kisah Doraemon. Semua kemungkinan ini didiskusikan dan diputuskan tidak ada akhir untuk kisah Doraemon.
Wikipedia
Akhir cerita pertama
Kisah yang paling optimistik dipublikasikan oleh Nobuo Sato. Diceritakan bahwa Nobita pulang ke rumah dan merengek-rengek mengadu ke Doraemon. Tak lama kemudian, ia menyadari ada sesuatu yang salah dengan Doraemon. Robot kesayangannya itu hanya diam dan tak menjawab keluhannya. Ia pun segera menelepon Dorami, dan meminta petunjuk darinya. Dorami kemudian memberi tahu bahwa
baterai milik Doraemon habis. Dorami menjelaskan bahwa robot kucing versi lama seperti Doraemon seharusnya memiliki cadangan baterai "pendukung memori" di bagian telinga. Dikarenakan Doraemon telah kehilangan telinganya, ia tidak memiliki tenaga cadangan untuk menyimpan memori dan ingatannya. Satu-satunya cara untuk menghidupkan kembali Doraemon adalah dengan mengganti baterainya, namun itu berarti Doraemon akan kehilangan seluruh ingatan tentang diri dan kawan-kawannya.
Di saat yang bersamaan, polisi-waktu membuat peraturan baru dan melarang adanya "perjalanan waktu" dan menghalangi Nobita yang berusaha membawa Doraemon untuk diperbaiki pada masa depan. Dorami kemudian memberikan pilihan berupa nekat menerobos polisi-waktu, memperbaiki Doraemon pada masa depan dan menghapus ingatannya, atau menunggu seseorang dari masa depan datang dan memperbaiki Doraemon. Nobita memilih cara kedua. Nobita yang merasa sangat kehilangan Doraemon, kemudian berjanji untuk belajar keras demi Doraemon. Usaha Nobita berhasil, tiga tahun kemudian Nobita lulus
sekolah menengah atas dengan nilai terbaik dan menjadi seseorang yang sangat populer di sekolahnya. Meskipun demikian, sifat Nobita yang seperti biasanya hilang, ia menjadi seorang
kutu buku yang selalu menyendiri.
29 tahun kemudian, diceritakan bahwa Dekisugi menjadi presiden
Jepang, mengadakan reuni dengan Suneo dan Gian. Ketiganya membahas mengenai masalah tentang hilangnya Doraemon dan tentang time paradox, sebuah teori yang menjelaskan bahwa sejarah dunia dapat berubah dengan diciptakannya
mesin waktu. Dari percakapan itulah terungkaplah alasan patroli waktu tak memberikan izin Nobita untuk memperbaiki Doraemon di masa depan, karena Nobita itu sendiri yang menciptakan Doraemon. Setelah diperbaiki, Doraemon menjadi mempunyai telinga dan berwarna kuning, dipeluknya erat-erat Doraemon. Dan mereka hidup bahagia selamanya.
[3][4]
Akhir cerita kedua
Akhir yang lebih pesimistik mengusulkan bahwa Nobita menderita
autisme dan semua karakter yang ada hanyalah
karakter fiksi dalam imajinasinya. Gagasan bahwa Nobita yang sakit dan sekarat membayangkan semua seri di tempat tidurnya untuk membantunya menghilangkan
depresi dan rasa sakitnya membuat marah banyak penggemar. Banyak penggemar di Jepang memprotes di luar kantor utama penerbit setelah mengetahui tentang hal ini. Penerbit akhirnya mengeluarkan pernyataan kepada publik bahwa hal ini tidak benar.
Akhir cerita ketiga
Akhir cerita versi ketiga menceritakan bahwa Nobita jatuh dan kepalanya terbentur batu, sehingga mengalami koma. Untuk mendapatkan uang operasi agar Nobita selamat, Doraemon menjual seluruh peralatannya di kantong ajaibnya. Sayangnya, operasi tersebut gagal. Doraemon menjual semua peralatannya kecuali satu alat yang ia gunakan untuk memperbolehkan Nobita pergi kemanapun ia mau. Pada akhirnya, Nobita ingin pergi ke
surga.
Akhir cerita yang resmi
Terdapat tiga akhir cerita yang resmi untuk kisah Doraemon.
Pada bulan
Maret tahun
1971, majalah Shogaku 4-nensei memberitakan karena fakta bahwa pengunjung dari masa depan menyebabkan masalah, pemerintah pada abad ke-22 melarang adanya perjalanan waktu, berarti Doraemon harus kembali ke waktunya di zamannya dan meninggalkan Nobita.
Pada bulan
Maret tahun
1972, isi dari majalah Shogaku 4-nensei membeberkan cerita Doraemon, untuk beberapa alasan harus kembali ke masa depan dan berbohong untuk masalah mekanik sehingga Nobita memperbolehkannya pergi. Nobita mempercayainya dan berjanji untuk menunggu sampai Doraemon sembuh. Menyadari bahwa Nobita dapat merelakan kepergiannya, Doraemon memberitahu yang sebenarnya dan Nobita menerimanya. Doraemon kembali ke masa depan.
Akhir dari Doraemon yang ketiga merupakan akhir resmi karena rating TV yang rendah dan
Fujiko Fujio sibuk dengan pekerjaan lainnya, tetapi Doraemon tidak meninggalkan pikiran mereka dan mengulang kembali untuk isu bulan depan. Pada tahun
1981, kisah ini dibuat menjadi anime (disebut "Doraemon Comes Back") yang animenya dirilis tahun 1998.
Pada bulan
Maret tahun
1973, isi dari majalah Shogaku 4-nensei menceritakan seperti biasa, Nobita kembali dijahili Gian. Gian mengejar Nobita sampai ke depan rumah Nobita. Akhirnya Nobita masuk rumah dan Gian mengancam akan membalasnya. Nobita meminta sebuah alat untuk berkelahi, namun Doraemon menolaknya. Nobita bingung dan menanyakan mengapa Doraemon seperti ini. Doraemon menjelaskan bahwa ia akan pulang ke masa depan. Nobita terkejut dan berusaha mencegahnya namun ayah dan ibunya memintanya untuk melepaskan Doraemon. Pada sorenya, orangtua Nobita mengadakan pesta perpisahan dengan Doraemon. Nobita tampak murung melihatnya. Pada malam harinya Doraemon dan Nobita berusaha tidur, tapi mereka tak bisa tidur. Doraemon dan Nobita menutuskan berjalan di taman untuk terakhir kalinya. Doraemon menayakan beberapa hal, sampai akhirnya ia menangis dan meninggalkan Nobita. Doraemon menangis terharu melihat Nobita menyebutkan bahwa Doraemon bisa pulang. Akhirnya Nobita pun tidur, dan Doraemon kembali ke masa depan. Akhirnya Nobita pun merelakan perginya Doraemon (bagian ini dapat ditemukan di akhir Doraemon jilid 6).
Pada versi animasi mirip tetapi lebih panjang. Awalnya Nobita murung di kamarnya. Ia dipanggil Suneo, pada saat ia keluar rumah ia tidak tahu bahwa hari ini adalah hari
April Mop. Nobita awalnya ditipu Suneo, bahwa ia telah memnemukan tsuchinoko, namun ia malah digigit anjing. Nobita lalu ditipu oleh Gian yang menipunya tentang kembalinya Doraemon. Ia dengan senang pulang dan menanyakan kepada ibunya di mana Doraemon, dan ternyata ia ditipu. Nobita sedih dan membuka kotak dari Doraemon. Isinya adalah botol yang berisi cairan. Ia mendengarkan suara Doraemon yang menjelaskan bahwa cairan tersebut disebut Uso 800 (Bohong 800) yang digunakan agar semua hal yang tidak benar yang diucapkan orang yang minum cairan tersebut sebagai hal yang benar. Nobita menggunakannya untuk menipu Gian dan Suneo, ia mengatakan cuaca hari ini sangat bagus, yang menjadi bohong dan mulai turun hujan deras sebelum ia mengatakan hari ini hujannya deras dan hujan tersebut berhenti. Gian dan Suneo takut setelah beberapa trik ketika Nobita mengatakan apa yang akan terjadi, semuanya terjadi kebohongannya. Nobita sangat gembira pada awalnya, tetapi segera hilang karena kangen akan Doraemon. Ia pulang, dan ibunya mengatakan Doraemon sudah pulang. Ia tidak yakin dan yakin Doraemon tidak akan pernah kembali, seperti yang dikatakan Doraemon terhadap Nobita sebelum ia pergi. Cairan tersebut masih berfungsi, ketika ia sampai di kamarnya ia menemukan Doraemon. Mereka gembira, tetapi karena pengaruh dari cairan, semua kata-katanya berubah menjadi, "Aku sangat tidak senang bahwa kita dapat kembali lagi." Bagian ekstra dari animasi ini berasal dari buku manga Doraemon jilid tujuh. Namun keduanya tidak dianggap sebagai akhir Doraemon, karena masih dilanjutkan ke jilid berikutnya.
Ketika duo
Fujiko Fujio berpisah pada tahun
1987, ide akan akhir Doraemon yang tidak resmi tidak pernah didiskusikan. Sejak Fujiko F. meninggal tahun
1996 sebelum kesepakatan tercapai, akhir dari Doraemon adalah fiksi para penggemar, tetapi pada beberapa kisah ketika Nobita melakukan perjalanan waktu menampilkan akhirnya ia menikahi Shizuka, memimpin menuju kehidupan yang bahagia dan terpisah dari Doraemon, walaupun Nobita dan temannya masih ingat dengannya.
Tokoh-tokoh utama dalam kartun Doraemon
Doraemon, (ドラえもん).
Robot kucing berwarna biru dari abad ke-22 yang dikirim ke abad ke-20 untuk menolong Nobita. Lahir pada 3 September2112
Doraemon. Tinggi badannya 129,3 cm dan berbobot 129,3 kg. Makanan kesukaannya adalah dorayaki. Doraemon sangat menyayangi dan setia kepada Nobita. Seringkali ia menolong Nobita walaupun ia sendiri dalam kesusahan.
Sebenarnya, Doraemon adalah sebuah robot kucing yang diciptakan oleh Nobita sendiri, dan setelah sekian lama doraemon berpindah - pindah sejak pertama kali diciptakan, doraemon diperbaharui dan tubuhnya dicat baru sehingga berwarna kuning yang dirancang untuk keperluan rumah tangga keluarga kaya. Sayangnya, sebuah kesalahan terjadi ketika ia menjalani proses produksi. Tak seperti robot kucing lainnya, ia gagal melewati tes sehingga ia dilelang ke keluarga kelas bawah, yang tak lain adalah keluarga keturunan Nobi Nobita. Doraemon tetap menjadi sebuah robot kucing berwarna kuning hingga suatu hari, ketika ia sedang mengurus bayi keluarga tersebut,sebuah robot tikus menggigit telinganya sampai hancur, sehingga terpaksa diamputasi. Doraemon menangis dan terus menangis, ia mencoba untuk mengembalikan telinganya kembali dengan cairan penumbuh, tetapi ia mengambil cairan yang salah dan akhirnya melunturkan cat ditubuhnya yang semula kuning menjadi warna dasarnya, biru. Ia pun berubah menjadi seperti sekarang ini: sebuah robot kucing berwarna biru, tanpa telinga. Sampai sekarang pun Doraemon menjadi benci dan takut terhadap tikus.
Sebenarnya Doraemon sendiri adalah robot canggih yang diciptakan sendiri oleh Nobita. Doraemon diciptakan saat Nobita sudah berumur sekitar separuh baya. Dan sebenarnya doraemon sudah berada dikeluarga nobita sejak awalnya ia diciptakan. Meskipun gagal dalam proses tes, Doraemon tetap menjadi sebuah robot canggih yang memiliki alat-alat ajaib yang mampu memecahkan semua masalah. Ia juga pengertian dan memiliki rasa kasih sayang; ketika Nobita menangis dan merengek kepadanya, Doraemon dengan senang hati mendengarkan semua keluhan dan membantunya. Doraemon juga mampu memahami perasaan manusia, baik itu sedih, takut, marah, gembira, simpati, dan lainnya. Ia mempelajarinya, dan bertindak sesuai apa yang ia pelajari; ia dapat berteriak kegirangan, meloncat ketakutan, dan menangis haru. Namun, ia juga bertindak sangat emosional, apalagi ia memiliki sifat tempramental yang cukup buruk ketika sedang bertengkar dengan Nobita. Ia juga memiliki "senjata rahasia" yang bisa digunakan dalam keadaan terdesak, yaitu kepalanya yang lebih keras daripada batu sekalipun. Singkatnya, ia menjadi sebuah robot yang memiliki perasaan seperti manusia.
Tubuh Doraemon sangat sensitif, ia tak dapat beraktivitas dengan normal jika ia kehilangan suku cadangnya; walaupun hanya sebuah mur. Ia memiliki seorang adik bernama Dorami yang siap menggantikan tugasnya menjaga Nobita ketika ia menjalani servis rutin pada masa depan.
Nobi Nobita, (野比のび太)
Anak kelas 5 SD yang pemalas dan sering diganggu oleh Giant dan teman-temannya. Tidak pandai dalam olahraga dan juga dalam pelajaran sekolah. Walaupun begitu, ia pandai dalam membuat teka-teki, bermain karet dan menembak. Sifatnya yang terlalu baik dan suka menolong kadang-kadang malah menyeretnya ke dalam masalah. Namun separah apapun, pada akhirnya Nobita akan selalu bergembira. Selain membuat teka-teki,bermain karet, dan menembak, Nobita juga ahli dalam hal "tidur." Ia mampu tertidur lebih cepat daripada orang lain . Hobinya adalah bermain karet — hobi yang tak lazim untuk anak laki-laki diJepang — dan mengumpulkan tutup botol. Cita-cita Nobita selalu berganti-ganti, ia pernah ingin menjadi ninja, guru, pilot, dan lain-lain. Namun pada masa depan, ia hanya menjadi seorang pegawai kantoran.
Dirinya dari masa depan seringkali datang kembali dengan mesin waktu untuk menyuruh Nobita belajar. Ini diakibatkan kemalasan Nobita sewaktu disekolah dasar yang akhirnya terbawa ketingkat selanjutnya dan membuat dirinya yang lebih tua menyesal dan mencoba merubahnya seperti itu.
Fujimoto, pengarang komik ini, pernah mengatakan, "Nobita sebenarnya bukan tidak bisa berbuat apa-apa, ia hanya malas jika harus bersungguh-sungguh ketika melakukan sesuatu, Karenanya, setiap hari ia selalu bersantai-santai. Tapi kalau memang diperlukan, ia bisa melakukannya dengan bersungguh-sungguh."
Berbeda dengan ibunya, Nobita adalah seorang pecinta binatang. Ia pernah memelihara — dengan sembunyi-sembunyi — berbagai macam hewan mulai dari kucing, anjing, Fuuko si anak angin, sampai seekor
gajah Afrika yang terpisah dari induknya.
Dalam komiknya, Nobita diceritakan pernah tinggal di suatu pulau kecil terpencil selama 10 tahun akibat keteledorannya sendiri. Namun tak ceritakan apakah peristiwa tersebut memberikan efek terhadap perilaku atau sifatnya.
Shizuka Minamoto (源静香)
Anak perempuan yang disukai Nobita dan pada masa depan akan menikah dengannya walau pada masa sekarang ia lebih dekat dengan Dekisugi karenya lebih kedekatan dibidang intelektual. Ia selalu membela Nobita jika Nobita dikerjai teman-temannya. Ia juga serius tetapi baik hati, alasannya menikah dengan Nobita pun karena ia tak tega melihat Nobita yang malang dan selalu sial. Shizuka suka membuat kue dan seringkali mengundang teman-temanya untuk makan bersama. Kesukannya adalah berendam di air panas dan makan ubi manis bakar (ubi madu). Ia bercita-cita menjadi seorang pramugari. Shizuka juga hobi memainkan biola (meskipun suara yang dihasilkannya tak jauh berbeda dengan nyanyian Giant), namun, ia dimasukkan ke tempat kursus piano - yang tidak terlalu dia sukai - oleh ibunya.
Takeshi Goda (nama panggilan: Giant, Jaian dalam romaji; 剛田武、ジャイアン)
Seorang pengganggu yang namanya didasarkan pada kata bahasa Inggris giant (raksasa), cepat marah dan sangat senang menyanyi walaupun suaranya kurang memadai. Ia juga sering mengadakan konser atau resital di lapangan dan mengundang semua temannya untuk datang dan mendengarkan, walaupun sebenarnya mereka tidak suka. Cita-citanya adalah menjadi penyanyi dan bisa tampil di televisi. Namun dibalik semua itu, Giant adalah seorang anak kuat yang dapat diandalkan ketika teman-temannya berada dalam kesulitan. Giant juga mempunyai hobi lain yakni memasak, meskipun hasilnya juga tidak memuaskan. Selain memasak dan menyanyi, Giant mempunyai hobi yang ia rahasiakan dari teman-temannya: bermain rumah-rumahan dengan boneka-boneka miliknya.Giant juga sangat sayang sama adiknya,dan giant sangat takut jika ibunya memarahi dirinya.
Suneo Honekawa (骨川スネ夫)
Anak berwajah rubah dari keluarga kaya yang sering memamerkan kekayaannya di depan Nobita dan membuat Nobita merengek ke Doraemon agar bisa menyaingi Suneo. Walaupun begitu, Suneo sebenarnya adalah seorang anak yang sangat manja, mudah menyerah, dan penakut. Ia masih sering mengompol dan kadang harus memakai popok sewaktu tidur. Ia juga seorang narcisist dan sering berbohong untuk menjaga harga dirinya. Teman terdekatnya adalah Giant meskipun sebenarnya ia memendam dendam terhadap Giant yang suka mengambil dan merusak mainannya. Hobinya adalah memandangi cermin, mengumpulkan perangko dan barang antik lainnya, membuat pramodel, membuat foto panorama, dan bermain remote control. Suneo mempunyai wawasan yang luas di bidang sains dan adalah pendesigner yang bertalenta. Cita-citanya adalah menjadi seorang designer pakaian berkelas.
Suneo memiliki seorang adik laki-laki bernama Sunetsugu. Ia tinggal bersama pamannya di New York, Amerika Serikat dan jarang pulang ke Jepang. Meskipun begitu, Suneo dan Sunetsugu sering berkomunikasi lewat surat. Sunetsugu sangat bangga dengan Suneo karena dalam suratnya, Suneo selalu berbohong untuk membanggakan dirinya; misalnya dengan mengatakan bahwa ia adalah anak yang paling pintar di sekolah, paling kuat di lingkungan, dan disukai banyak perempuan. Suneo juga memiliki sepupu bernama Sunekichi yang sering membuatkan remote control untuknya.
Tokoh-tokoh lainnya